Aspirasi yang diusung Putih Sari untuk masyarakat Indonesia memang telah terbukti sejak awal, yaitu berlinimasa sejak ia belum menjadi seorang anggota legislasi sampai sekarang ini. Saat masa kampanye dulu Putih Sari bersedia mendatangi kawasan-kawasan yang tidak dijamah pesaingnya, salah satunya adalah kawasan Waduk Jatiluhur yang terletak di Purwakarta. Hal tersebut tak serta merta ia lakukan untuk menyuruh warga untuk memilihnya saja.
Disana ia berusaha mendengar dan mengerti apa yang dibutuhkan warga pelosok, dan apa yang mereka butuhkan namun belum diberikan oleh pemerintah saat itu. Berbekal masukan dan saran selama ia berkampanye, Putih Sari akan berusaha keras untuk mewujudkan itu semua sesaat setelah berhasil menjadi salah satu anggota legislatif hingga tahun 2024 mendatang.
Tak kurang-kurang, Putih Sari siap menerima aspirasi, saran, dan kritik dari siapapun. Masyarakat yang ingin berkeluh kesah atas kebijakan pemerintah yang sekarang ini boleh bertemu dengan Putih Sari di kantor DPR RI ruangan 1728. Hal ini akan Putih Sari usahakan demi menemukan titik permasalahan yang dimiliki oleh warga sekitar dan masyarakat Indonesia, terlebih soal kesehatan dan ketenagakerjaan.
Kesehatan dan tenaga kerja memang menjadi dua komponen atau dua hal yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Apa daya menjadi seorang tenaga kerja namun kesehatannya kurang terjamin? Dan apa sada memiliki kesehatan yang baik namun kesulitan dalam mencari pekerjaan?
Oleh karena itu, Putih Sari sebisa mungkin menjadi seorang wakil rakyat yang bertanggung jawab dengan siap menerima masukan atau aspirasi dari masyarakat Indonesia demi terciptanya Indonesia yang lebih baik.
Aspirasi yang ia tawarkan bukanlah hal yang baru baginya. Alasannya, ia sendiri hadir sebagai penerima aspirasi sebelumnya di organisasi-organisasi tertentu. Adapun pengalaman organisasi yang masih ia jalani sampai sekarang antara lain sebagai ketua bidang pariwisata di DPP Partai Gerindra, sebagai Sekjen di Pemuda Demokrat Indonesia, sebagai bendahara di Perempuan Indonesia Raya, serta menjadi bendahara di Tunas Indonesia Raya atau TIDAR.
Banyaknya organisasi yang Putih Sari ikuti ini membuatnya semakin terlatih dalam menerima aspirasi orang lain, dan karena pengalaman ini wajar saja ia dipercaya sebagai penerima aspirasi masyarakat, terutama di bidang kesehatan dan tenaga kerja.
Selain organisasi yang telah ia lakoni, selama id Dewan Perwakilan Rakyat ia juga sudah menjabat jabatan tertentu yang menambah pengalamannya sebagai politisi maupun sebagai wakil rakyat.
Pada periode 2009 sampai 2014 lalu dirinya menjadi salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia, yaitu tepatnya pada Komisi IX. Untuk selanjutnya, pada tahun 2009 sampai 2011 ia menjadi wakil ketua dari organisasi BURT. Pada periode 2014-2019 ia kembali dipercaya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat, dan pada tahun 2014 sampai sekarang ia menjadi Komisi IX di Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia.
Pada tahun 2014 sampai 2018 lalu dirinya dipercaya sebagai anggota Badan Legislasi DPR Indonesia, sampai sekarang ini ia juga dipercaya sebagai anggota Badan Anggaran. Jabatan terakhir yang dimiliki Putih Sari adalah sebagai wakil ketua dari anggota komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia yang mana dimulai pada bulan Mei 2019 lalu sampai tahun 2024 mendatang.
Dar banyaknya bukti berorganisasi dan jabatan yang telah ia miliki, bukan menjadi hal yang tidak mungkin lagi Putih Sari bisa menerima aspirasi dari warga masyarakat Indonesia.