BIOGRAFI

Salah satu anggota legislatif di Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia yang termuda adalah Putih Sari. Putih Sari menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat untuk periode yang terdahulu dengan usia yang cukup muda, yakni saat terpilih ia baru berusia 25 tahun.
Hadir sebagai salah satu politisi perempuan yang masih muda, kiprahnya menjadi salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat bermula dari bergabungnya ia ke dalam salah satu partai politik besar di Indonesia. Ya, Putih Sari hadir sebagai wakil dari partai Gerakan Indonesia Raya atau biasa disebut dengan Gerindra. Mulanya, ia terpilih berdasarkan pemilihan di Daerah Pemilihan Jawa Barat VII.
Ia memang baru menjadi salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat pada usianya yang ke 25, namun Putih Sari sudah aktif terjun ke dunia politik pada usianya yang baru 24 tahun. Ada banyak rintangan dan kesulitan yang telah ia temui ketika mencalonkan diri pada Pemilihan Anggota Legislatif kemarin. Wajar saja, selain ini baru pertama kali baginya, ia juga harus berhadapan dengan politisi lain yang lebih senior.
Saat itu, yang mana ia berada di daerah pilih Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bekasi, provinsi Jawa Barat namanya harus memiliki pemilih lebih banyak dibanding pesaing. Pesaingnya saat itu memang cukup berat, yakni politisi yang lebih senior seperti Hary Kartana, Ade Komarudin, dan Nurul Arifin.
Tidak mengantongi sifat pesimis, Putih berusaha keras untuk mengenalkan dirinya serta program yang akan diusungnya jika menjabat. Usaha ini ia terapkan dengan mendatangi berbagai pelosok di Karawang serta mengadakan kampanye secukupnya.
Putih yang berniat untuk mengenalkan programnya demi kampanye juga sempat mampir ke kawasan Waduk Jatiluhur yang mana terletak di Purwakarta. Keunggulannya disini ialah tidak ada satu kader pesaingnya yang juga datang ke kawasan ini.
Usahanya membuahkan hasil yang manis, pada saat itu ia berhasil mendapatkan sebanyak 27.341 suara. Namun hal yang pasti adalah usahanya tak berhenti begitu saja setelah berhasil mendapat kursi parlemen, usaha yang sama berkobarnya ketika ia berkampanye tetap ada dalam dirinya.
Menjadi anggota legislatif bukanlah hal yang mudah, ia harus mengemban sebuah tugas serta tanggung jawab yang sepadan. Dirinya yang saat ini duduk sebagai dewan legislatif di Komisi IX nantinya akan bertanggung jawab pada beberapa sektor, antara lain kependudukan, tenaga kerja, transmigrasi, dan kesehatan.
Tanggungjawab yang harus ia terima ini membuatnya harus melakukan berbagai aktivitas legislasi serta berbagai pengawasan. Ia harus mengawasi kinerja dari para mitra kerja, mempertahankan atau meningkatkan kesejahteraan pekerja, meningkatkan kesehatan masyarakat, dan lain sebagainya.
Putih Sari membutuhkan proses untuk bisa memenuhi keinginan itu semua. Mengingat tak hanya duduk sebagai anggota di Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia saja, Putih Sari juga mendapat tanggung jawab sebagai seorang bendahara fraksi serta menjadi salah satu anggota BURT DPR RI atau Badan Urusan Rumah Tangga.
Tak hanya itu saja, dirinya sampai sekarang ini juga aktif menjadi anggota dalam organisasi partai, yaitu PIRA atau Perempuan Indonesia Raya. Cerdas dalam time management, bertanggungjawab, dan fokus pada misinya adalah hal yang sedang ia lakukan saat ini. Supaya semua tanggung jawab yang diembannya bisa berjalan dengan baik, ia harus pintar dalam membagi waktu dan tentunya berbekal tekad yang kuat sesuai dengan apa yang ia kampanyekan saat belum menjadi dewan parlemen dahulu.